Showing posts with label Life. Show all posts
Showing posts with label Life. Show all posts

Monday, 21 July 2014

Dana Withdrawal Masuk di BRI Setelah Sebulan Pending, Terima Kasih Paypal

Sebelumnya, baca artikel berikut :
Status Withdrawal Paypal Telah Complete, Tetapi Dana Tidak Masuk di BRI

Saya telah menceritakan pengalaman saya di posting tersebut. Tentu ini membuat saya sangat gelisah jika harus kehilangan uang sebesar $ 304 atau sekitar Rp. 3.492.923. Tetapi saya tidak menyerah, saya terus menggali informasi di beberapa situs untuk menemukan solusi dari masalah ini. Saya tidak menemukan tentang masalah withdrawal dari situs-situs Indonesia, saya pikir mungkin ini adalah masalah pertama di Indonesia.

Banyak usaha yang saya lakukan untuk mendapatkan kembali dana saya. Misalkan saya berusaha mengirim pesan di situs BRI melalui internet banking, tetapi tidak ada jawaban sampai saat ini. Saya juga mengirim pesan di Facebook Page BRI, tetapi mereka juga tidak memberikan jawaban. Lalu, saya datang ke cabang Bank BRI terdekat di daerah saya dan saya juga telah menghubungi call center BRI pusat untuk memberitahukan tentang masalah ini, tetapi mereka hanya mengatakan bahwa “Pihak BRI hanya pihak penerima. Jika tidak ada dana yang masuk di rekening, kami tidak bisa bertanggung jawab”. Mereka malah menyuruh saya meminta penjelasan dari pihak Paypal. Saya juga menulis tentang keluhan tentang masalah ini melalui sebuah situs Lapor Net, tetapi hal ini juga tidak menyelesaiakn masalah. Masih tetap sama, tidak ada dana masuk di rekening BRI saya.

Saya mencoba untuk mencari informasi di situs luar Indonesia dengan menggunakan bahasa Inggris. Saya menemukan banyak keluhan dari orang luar Indonesia tentang masalah dana tidak sampai padahal status withdrawal telah complete. Saya tidak bisa menghubingi pihak Paypal melalui handhphone, karena bahasa Inggris saya masih minim. Tetapi saya mengikuti sebuah komunitas forum Paypal, saya menulis keluhan tentang masalah ini di sana dan berharap ada seseorang yang membantu. Ya, seseorang meminta saya untuk menghubungi Facebook Page dan akun Twitter dari Paypal.

Saya segera mengirim pesan ke Paypal Facebook Page tentang keluhan masalah ini, sehari kemudian mereka membalas untuk menunggu selama dua minggu kemudian untuk menyelesaikan transaksi. Saya berpikir bahwa masih ada kesempatan untuk mendapatkan uang saya. Setelah dua minggu, masih belum ada dana masuk di rekening BRI saya. Lalu saya mengirim pesan lagi kepada Paypal Facebook Page yang menyatakan bahwa uang saya belum sampai di rekening, sehari setelah itu mereka membalas pesan saya. Mereka meminta saya untuk menunggu selama dua hari lagi untuk melakukan pelacakan uang yang telah di kirim ke rekening BRI saya.

Setelah dua hari, mereka mengatakan bahwa withdrawal pada tanggal 4 Juni 2014 telah diterima oleh bank BRI pada tanggal 5 Juni 2014, sedangkan withdrawal pada tanggal 10 Juni 2014 telah diterima oleh BRI pada tanggal 12 Juni 2014. Mereka meminta saya untuk menjelaskan ini kepada pihak BRI, mereka juga memberikan nomor referensi yang telah didapat dari pihak BRI sebagai nomor bukti transaksi bahwa dana telah berhasil masuk di bank BRI. Mereka mengatakan jika saya masih belum mendapatkan dana di rekening saya, maka mereka akan re-call atau meminta BRI untuk mengembalikan dana ke akun Paypal saya.

Lalu, saya mencoba untuk menelfon call center BRI pusat, saya menjelaskan tentang masalah ini dan memberikan nomor referensi yang diberikan Paypal sebagai nomor bukti transaksi. Tetapi Call center BRI menolak dan lagi-lagi mengatakan bahwa “Pihak BRI adalah pihak penerima. Jika tidak ada dana yang masuk di rekening, kami tidak bisa bertanggung jawab”. Mereka menyuruh saya untuk menghubungi Paypal kembali.

Lalu saya mengirim pesan melalui Paypal Facebook Page lagi dan mengatakan bahwa pihak BRI telah menolak nomor referensi yang saya berikan. Lalu mereka membalas pesan saya dan meminta saya untuk menunggu selama 2 bulan agar dana saya bisa kembali ke akun Paypal saya. Saya sudah lelah dan mencoba untuk mengikhlaskan uang saya. Saya berpikir mungkin saya tidak akan mendapatkan uang saya kembali.

Pada tanggal 16 Juli 2014, saya tidak sengaja membuka email. Paypal memberikan pesan yang mengatakan bahwa dana saya telah dikreditkan (dikirim) ke rekening saya oleh bank BRI. Jika masih tidak ada dana masuk, maka mereka akan re-call atau meminta BRI untuk mengembalikan dana ke akun Paypal saya. Saya segera mengecek rekening saya melalui internet banking. Ya, uang saya telah masuk ke rekening BRI saya. Terima kasih Paypal atas pelayanan baik yang kamu berikan.




Thursday, 17 July 2014

Bagaimana cara verifikasi Paypal dengan memanfaatkan Bank BNI ?

Sebenarnya, untuk mendapatkan akun Paypal yang terverifikasi, anda membutuhkan kartu kredit. Lalu bagaimana jika Anda belum memiliki kartu kredit ? Tidak usah khawatir, masih ada beberapa cara untuk mendapatkan verifikasi dari Paypal, misalnya Anda menyewa jasa VCC. Baca selengkapnya di Apa itu jasa VCC ? Apa keuntungan dan kekurangannya ?

Nah, saya menyarankan kepada Anda untuk melakukan verifikasi Paypal dengan memanfaatkan Bank BNI jika Anda belum mempunyai kartu kredit untuk melakukan verifikasi Paypal, karena saya pikir ini adalah cara yang mudah dan efektif untuk melakukan verifikasi tanpa kartu kredit. Dengan BNI.


Bagaimana cara verifikasi Paypal dengan memanfaatkan Bank BNI ?

Sebenarnya, tidak sulit untuk melakukan verifikasi Paypal dengan memanfaatkan bank BNI. Anda hanya membutuhkan beberapa langkah. Nah, silahkan Anda perhatikan langkah-langkah berikut ini :

1. Buatlah rekening BNI terlebih dahulu
Anda bisa membuat rekening BNI di beberapa cabang Bank BNI di daerah Anda.

2. Aktifkan SMS banking dan phone banking dari rekening BNI Anda
Ketika Anda membuat rekening BNI baru, mintalah kepada consumer servis bank BNI untuk mengaktikan sms banking dan phone banking. Anda hanya akan dimintai nomor HP untuk mengaktifkan sms banking dan phone banking. Tetapi, phone banking biasanya langsung bisa dimnafaatkan setelah aktif, tetapi SMS banking terkadang membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa digunakan, Anda bisa menunggu sekitar 3 hari agar bisa menggunakan sms banking.

Lalu, bagaimana jika Anda sudah membuat rekening BNI tetapi sms banking dan phone banking belum aktif ? Tenang, anda bisa pergi ke bank BNI terdekat dan meminta untuk mengaktifkan keduanya. Atau anda bisa mengaktifkan sms banking dan phone banking sendiri melalui ATM.

3. Gunakan SMS banking untuk meminta VCN (Virtual Credit Number)

Untuk mendapatkan VCN, Anda harus mengetik REQ [spasi] VCN [spasi] Nominal kirim ke 3346. Misalkan REQ VCN 70000 lalu kirim ke 3346, maka Anda akan mendapatkan sms balasan untuk menyebutkan 2 PIN dari sms banking Anda, biasanya bank BNI memberikan PIN dengan 123456. Misalnya Jika Anda diminta untuk menyebutkan PIN yang ke 3 da ke 4, Anda harus membalas dengan ketik 34 kirim lagi ke 3346. Atau jika Anda diminta menyebutkan PIN ke 1 dan ke 5, maka Anda harus membalas dengan ketik 15 kirim ke 3346.

Setelah itu Anda akan mendapat balasan dari 3346 berupa nomor dari mastercard yang harus Anda masukkan di kolom verifikasi akun Paypal Anda. Silahkan pilih mastercard lalu masukkan nomor yang ada di dalam sms, masukkan 3 nomor, lalu pilih tanggal batas terakhir dari nomor mastercard tersebut, biasanya untuk nominal 70000 akan mendapatkan batas selama 2 tahun terverifikasi.

4. Gunakan phone banking untuk mendapatkan 4 digit angka verifikasi Paypal
Setelah Anda mengisi kolom verifikasi Paypal, maka pihak Paypal akan meminta Anda untuk memasukkan 4 digit angka, di sinilah gunanya phone banking. Silahkan Anda menelfon call center BNI dengan nomor 021500046. Tetapi, untuk mendapatkan 4 digit angka, nomor HP yang Anda gunakan harus sudah terdaftar di phone banking BNI, itulah mengapa Anda harus mengaktifkan phone banking.

Jika nomor Anda sudah terdaftar di phone banking BNI, silahkan memanggil 021500046 dari nomor Anda yang terdaftar. Pada awal menelfon, Anda akan diminta memasukkan nomor ATM dan PIN phone banking Anda. Ketik 16 angka nomor ATM di HP Anda dengan cepatmketika Anda diminta memasukkan nomor ATM, lalu ketik PIN phone banking Anda (PIN sms banking biasanya 123456, tetapi PIN phone banking hanya Anda sendiri yang tahu).

Nah, setelah Anda berbicara dengan consumer service, silahkan anda menjelaskan bahwa Anda meminta 4 digit angka untuk verifikasi Paypal kepada consumer service. Biasanya anda akan diminta untuk menyebutkan nomor rekening BNI, tanggal lahir Anda, dan nama ibu Anda. Lalu mereka akan memberikan 4 digit angka dari Paypal yang Anda minta.

5. Masukkan 4 digit angka veriikasi dari Payal
Masukkan 4 digit angka yng sudah Anda dapatkan kedalam kolom 4 code verifikasi di halaman situs Paypal.  Setelah itu, akun Paypal anda akan terverifikasi.


Baca juga artikel terkait :


Friday, 20 June 2014

Status Withdrawal Paypal Complete, Tetapi Dana Tidak Masuk di BRI

Pada kesempatan ini, saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya ketika penarikan uang (withdrawal) dari akun Paypal ke rekening BRI. Saya melakukan penarikan sebesar $ 202 atau Rp. 2.336.550 pada waktu itu, itu adalah uang yang telah saya dapatkan dari Bubblews. Pada tanggal 4 Juni 2014, saya mendapati bahwa status withdrawal dari akun Paypal saya menyatakan “COMPLETE”, itu artinya uang berhasil dikirim ke rekening BRI saya. Saya sudah mengecek berulang kali di rekening BRI saya, tetapi dananya belum juga datang. Pada tanggal 10 Juni 2014 bertepatan dengan hari Jum’at, teman saya menyarankan untuk menunggu sampai hari Senin karena bank BRI libur di hari Sabtu dan Minggu sehingga memungkinkan uang tidak masuk ke rekening.

Setelah hari Senin, saya sering mengecek rekening BRI saya melalui internet banking sampai malam hari, dan tidak ada dana yang masuk di Rekening BRI saya. Saya mulai khawatir dan bersedih, tentu uang Rp. 2.336.550 bukan hitungan yang sedikit. Saya berpikir untuk mengikhlaskan uang itu, mungkin belum rizki saya. Saya hanya tidak mau kejadian seperti itu terulang kembali, tidak masalah kehilangan uang Rp. 2.336.550.

Nah, pada tanggal 9 Juni 2014, saya menarik dana lagi sebesar $ 102 atau Rp. 1.156.373 dari akun paypal ke rekening BRI saya, itu juga adalah uang yang telah saya dapatkan dari Bubblews. Pada tanggal 10 Juni 2014, status withdrawal Paypal menyatakan “COMPLETE”. Saya segera cek dana masuk di rekening BRI saya, tetapi tidak ada dana yang masuk. Tentu saya sangat sedih dan kecewa, saya bahkan tidak tahu mana yang salah antara Paypal dan bank BRI.

Anehnya, pada tanggal 9 Juni 2014, saya dan teman saya melakukan penarikan di hari yang sama. Tetapi, saya menarik ke rekening BRI sedangkan teman saya menarik ke rekening BNI. Pada tanggal 11 Juni 2014, teman saya mengatakan bahwa dananya dari penarikan telah masuk ke rekening BNI. Tentu ini membuat saya sangat sedih, dia juga menyarankan saya untuk mengubah data bank di akun Paypal saya dengan bank BNI.

Jadi, uang saya tidak sampai sebesar Rp. 2.336.550 + Rp. 1.156.373 = Rp. 3.492.923. Itu bukan hitungan yang kecil bukan ?. Ya, saya sudah sering melakukan penarikan atau withdrawal dari akun Paypal ke rekening BRI saya, dan semuanya berhasil. Uang saya tidak sampai ke rekeing BRI saya pada dua penarikan terakhir, pada tanggal 4 dan 10 Juni 2014. Ini mungkin menjadi pembelajaran dan pengalaman bagi saya, dan saya harap Anda juga bisa mengambil manfaat dari pengalaman saya.

Pada tanggal 15 Juli 2014, dana saya telah masuk ke rekening BRI.
PENTING !!! Baca kisah perjuangan saya untuk mendapatkan dana saya di Dana Withdrawal Masuk di BRI Setelah Sebulan Pending, Terima Kasih Paypal.

Terima kasih.

Monday, 3 February 2014

Kecantikan Yang Abadi

Kecantikan dan ketampanan merupakan idola bagi hampir semua orang khususnya bagi para remaja. Dengan wajah yang cantik dan tampan, membuat seseorang menjadi percaya diri dan bersemangat. Wajah cantik dan tampan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi yang memilikinya. Bahkan sebagian oang menganggap bahwa kecantikan dan ketampanan adalah harta yang harus dijaga. Tidak hanya sekedar itu, dengan kecantikan dan ketampanan tersebut ia akan bangga menjadi idola banyak orang. 

Memang kecantikan dan ketampanan adalah suatu anugerah yang diberikan tuhan. Namun, jangan membalas anugerah yang diberikan tuhan dengan kebanggaan dan kesombongan. Ingatlah wahai saudaraku, kecantikan dan ketampanan merupakan sesuatu yang tidak abadi. Kecantikan dan ketampanan itu hanya bersifat sementara.

Pernakah kita berpikir saat kita menjadi tua ?. 
Mungkin saat masih muda, kita memiliki wajah yang cantik dan tampan. Kita akan sangat bersyukur atas kelebihan pada diri kita. Seolah dunia ini terasa sangat indah seindah wajah yang kita miliki. Namun pakah itu bisa bertahan lama ? sampai berapa tahun ?. Tentu itu hanya sementara, seiring dengan berjalannya waktu, semakin wajah kita akan berkerut dan akhirnya kita menjadi tua. Wajah yang dulu halus dan mulus yang mana setiap orang ingin memiliki wajah seperti kita dan ingin mendapatkan dirikita, saat tua akan terasa kasar dan berkerut. Wajah yang dulu menjadi dambaan banyak orang, kini akan sirna begitu saja. Hal yang kita banggakan waktu masih muda akan hilang termakan waktu dan usia. Lalu apa yang kita banggakan dengan wajah cantik dan tampan yang bersifat sementara ini ?. Masihkah kita berpikir bahwa wajah yang cantik dan tampan adalah segalanya ?

Pernakah kita berpikir bahwa masih ada kecantikan dan ketampanan yang abadi ?
Ini adalah fakta dan sudah menjadi hukum alam, wajah yang cantik dan tampan akan menjadi buruk dan mengkerut termakan oleh waktu dan usia, semua orang pun akan merasakannya. Namun, kecantikan dan ketampanan sesungguhnya ada pada hati kita. Seseorang yang memiliki hati yang cantik dan tampan dengan dihiasi akhlak dan pribadi yang baik, saat ia masih muda semua orang akan mengatakan bahwa ia memiliki hati yang baik dan cantik. Bahkan saat ia sudah menjadi tua renta, semua orang masih mengatakan bahwa ia memiliki hati yang cantik. Kecantikan dan ketampanan pada hati bersifat abadi bahkan sampai mati dan sesudah mati, waktu dan usia tidak bisa menghilangkannya. 

Apa buktinya ?
Contoh yang real dalam kehidupan adalah seseorang memiliki wajah cantik dan tampan semasa masih remaja, seolah semua orang ingin menyentuh wajah indahnya. Saat ia sudah menjadi tua, mungkin tidak akan ada orang yang mengagumi kecantikannya. Lalu saat ia meninggal, wajah yang dulu indah kini akan terkubur ke dalam tanah dan membusuk. Tidak akan ada orang yang mau menyentuhnya bahkan melihatnya sekali pun. Wajah yang dulu indah, bersinar dan dikagumi banyak orang, kini tiada lagi orang yang sudi menyentuh dan melihatnya. Jelas kecantikan itu sudah luntur oleh usia dan waktu.

Sedangkan orang yang mempunyai budi pekrti yang luhur dan baik, saat masih mudah, saat sudah tua bahkan setelah meninggal dan dipendam ke dalam tanah, semua orang di sekelilingnya masih merasa bahwa ia memiliki hati yang cantik dan tampan. Begitu pula kisah para pahlawan, para wali songo, dan ulama’-ulama’ terdahulu, semua orang masih bisa merasakan kecantikan hati mereka, semua orang masih mengenang mereka dan mendoakan mereka. Itu semua karena mereka mempunyai hati yang indah, budi pekerti dan akhlaq yang mulia. Inilah kekuatan hati yang bersifat abadi selamanya.

Ingatlah kawan, Tuhan tidak melihat hamba-hamba-Nya dari kecantikan dan ketampanan wajah dan tubuh, tetapi Dia melihat hamba-hamba-Nya dari kecantikan hati mereka. Maka beruntunglah bagi orang-orang yang mempunyai hati yang bersih dan murni.

Sunday, 26 January 2014

Teriakan Hati Para Guru Swasta

Saat kita belajar di sekolah dasar dulu, guru adalah sebutan bagi pahlawan tanpa tanda jasa. Guru memberikan kontribusi dalam mencerdaskan bangsa, ia mendidik dan menyalurkan ilmunya kepada para generasi muda. Begitu besar pengorbanan seorang guru bagi bangsa ini, tetapi bangsa tidak begitu menghargai profesi seorang guru. 

Gaji guru sedikit dan jauh di bawah gaji para pengawai kantor apalagi gaji guru di kalangan pedesaan. Bila dikalkulasi, pada sekitar tahun 2013-2014 ini, gaji pegawai kantor sekitar Rp. 1.740.000 – Rp. 2.500.000 per bulan. Secara umum gaji guru swasta di kalangan perkotaan sekitar Rp. 700.000 – Rp. 1.500.000 per bulan, sedangkan gaji guru swasta di kalangan pedesaan sekitar Rp. 130.000 – Rp. 300.000 per bulan. Bisa kita bayangkan betapa jauh selisih antara gaji para pegawai kantor.

Jika kita cermati lagi, pegawai kantor hanya banyak menguntungkan perusahaan tempat ia bekerja. Sedangkan jasa seorang guru swasta bukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk para generasi muda, bangsa, dan negara. Jika ditinjau dari segi manfaat bagi bangsa, seharusnya gaji guru khususnya guru swasta bisa lebih tinggi daripada gaji para pegawai kantor. Meskipun demikian, pemerintah pun sudah mencoba memperhatikan para guru swasta (walaupun masih belum maksimal) dengan memberikan beberapa tambahan gaji yang diantaranya adalah gaji TF (Tunjangan Fungsional) yang bisa diambil setelah satu tahun sebesar Rp. 3.000.000 dan gaji sertifikasi sekitar Rp. 1.500.000 perbulan bagi mereka yang sudah memenuhi syarat mendapatkan sertifikasi.

Namun, kuota dan prosentase guru swasta yang mendapatkan sertifikasi sangat kecil dibanding guru swasta yang belum mendapatkan sertifikasi. Misalnya dalam satu sekolah dengan 20 guru, mungkin hanya sekitar 5 orang yang mendapatkan sertifikasi, hal itu dikarenakan untuk mendapatkan sertifikasi pun sangat sulit dan harus menunggu beberapa 5 tahun pengabdian. Lalu bagaimana nasib guru swasta yang belum mendapat sertifikasi ?. Disinilah masalah internal bagi para guru swasta :

1.   Kesenjangan gaji
Kesenjangan inilah yang menjadikan beberapa masalah dalam dunia pendidikan khususnya di dalam  sekolah. Dengan gaji yang relatif sedikit, para guru swasta banyak yang mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mereka tidak hanya akanberharap pada gaji dari sekolah karena tentu saja gaji yang diberikan oleh sekolah jelas-jelas tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup. Karena banyak guru swasta yang mencari pekerjaan sampingan, otomatis waktu mereka lebih banyak terbuang oleh lelah. Akibatnya menjadikan banyak guru yang tidak aktif masuk sekolah mungkin karena lelah atau tidak lagi bersemangat akibat gaji yang sedikit.

2.   Beban pikiran
Disamping masalah gaji, energi pikiran yang dikeluarkan guru sangat banyak saat mengajar. Guru sudah mencurahkan pikiran dan tenaga untuk memintarkan para murid. Setiap hari guru harus mempersiapkan materi, metode, media, strategi, dan beberapan perangkat pembelajaran seperti RPP, silabus, prota, promes, dan lain-lainnya.

3.   Beban hati
Beban paling besar bagi seorang guru adalah hati. Ketika banyak siswa yang tidak faham dengan materi yang diajarkan, guru merasa terpukul karena tidak bisa memberikan pemahaman kepada siswanya lantaran materi yang diajarkannya. Apalagi saat berhadapan dengan para murid yang serba nakal, guru hanya bisa mengelus dada dan menyimpan perih oleh tingkah para muridnya. Berbeda dengan murid-murid zaman dulu yang memang benar-benar menghormati guru dan berharap ingin mendapatkan ilmu yang bermanfaat, murid-murid zaman sekarang sangat parah. Guru hanya dianggap sebagai orang biasa dan akan terlupakan saat para murid lulus sekolah. Ya, seolah-olah jasa guru tidak berarti di mata para muridnya. Ini adalah beban hati bagi para guru.

Jika kita menyadari besarnya pengorbanan dan pengabdian guru swasta untuk bangsanya, maka akankah kita sebagai murid hanya bisa tertawa ? Akankah kita sebagai pemerintah masih bisa berpaling tanpa menoleh sedikit pun ? Akankah kita sebagai para pegawai dan lainnya hanya bisa memandang rendah ?. Ingatlah bahwa masa depan bangsa ini, ada di atas punggung para guru.

Bersabarlah wahai para guru yang mulia, meskipun engkau hanya mendapat sesuap nasi dari gajimu, meskipun engkau telah menghabiskan tenaga, pikiran, dan waktumu, meskipun para murid-muridmu selalu menertawakamu, meskipun orang lain memandang rendah kepadamu. Tetapi Tuhanmu memandangmu sebagai manusia yang mulia, Dia akan membalasmu dengan kebaikan yang berlipat, hari dimana para orang yang merendahmu akan menundukkan kepala mereka, sedangkan kamu mengangkat kepalamu !!!

Artikel ini direkomendasikan bagi para guru yang ikhlas ingin mencerdaskan anak bangsa, para guru swasta, para guru mengaji, dan para guru TPQ.

Ibu, Apakah Engkau Menyesal Telah Melahirkanku ?

Ibu ..... kata-kata itu memang sudah tidak asing lagi didengar. Dia adalah seorang wanita yang mulia, yang telah bersusah payah mempertaruhkan hidup untuk keselamatan bayi kita saat lahir. Dialah wanita yang paling berjasa bagi kita, merawat kita dengan penuh kasih dan sayang, dan dia tidak meminta imbalan atas jasa besar dan pengorbanannya untuk kita. Dia adalah wanita yang akan selalu menyayangi kita saat kita lahir, saat kita mulai tumbuh, saat kita anak-anak, saat kita remaja, saat kita dewasa, sampai saat kita meninggal atau dia yang meninggal. Darah daging kita berasal dari air susunya, jiwa dan raga kita berasal dari kasih sayangnya. Dia adalah wanita yang tak pantas jika kita mengecewakan dan menyakiti hatinya.

Sebesar apapun dan sekeras apapun balasan kita terhadapnya, tidak akan bisa menyamai besarnya kasih sayang yang ia berikan untuk kita. Jangan pernah membuatnya kecewa, jangan pernah membuatnya sedih, jangan pernah membuatnya gelisah, dan jangan pernah membuatnya menangis. Tanpa dia, kita tidak akan bisa hidup di dunia.

Ibu, apakah engkau menyesal telah melahirkanku ?
Pernahkan kita bertanya dengan pertanyaan di atas pada ibu kita ?. Lalu apa jawabannya ?. Tentu saja, ibu kita akan menjawab “tidak”. Mungkin pertanyaan tersebut terdengar sangat aneh dan sangat memalukan. Tapi, pertanyaan itu adalah sebuah ungkapan yang begitu dalam bagi seorang anak kepada ibunya. Nah, seorang anak tidak akan bisa membandingi kasih sayang yang ibu berikan kepada anaknya. Jika anak tersebut merasa tidak bisa membahagiakan ibunya dan bertanya kepada ibunya “Ibu, jika aku tidak bisa membahagiakanmu, apakah engkau menyesal telah melahirkan aku ?”. Ini adalah pertanyaan yang mempunyai makna tulus di dalam hati. Dengan pertanyaan tersebut, seorang anak akan mendengar sendiri jawaban dari ibunya bahwa ibu akan selalu menyayangi anaknya meskipun si anak tidak bisa membahagiakan ibunya.

Ketika kita mendengar jawaban itu, mungkin hati kita akan luluh dan sadar betapa besar cinta ibu kepada kita. Artinya dengan jawaban itu, setidaknya akan menambah motivasi dan dukungan kepada kita untuk selalu mencintainya dan menyayanginya sampai masa yang akan memisahkan antara kita dan dia. Kita akui saja bahwa kita masih terlalu sering mengecewakan ibu kita, kita akui saja bahwa kita mungkin lebih mementingkan diri sendiri dan orang lain daripada ibu kita. Padahal, jawaban yang diberikan ibu kepada kita atas pertanyaan di atas benar-benar membuktikan bahwa ibu selalu bersama kita, baik dalam keadaan sedih maupun senang.

Sebenarnya seorang ibu tidak akan meminta anaknya agar menggenggam dunia untuk dirinya sendiri. Namu, seorang ibu akan sangat bangga dan bahagia jika melihat anaknya sukses dan bahagia. Seorang ibu tidak akan meminta kepada anaknya segunung emas untuk dirinya, ibu hanya ingin melihat anaknya tersenyum dan ia pun ikut tersenyum.

Beruntunglah bagi kalian yang masih memiliki ibu saat ini. Jika suatu saat ibumu tiada, lalu siapa lagi yang akan memberimu kasih sayang yang sama ?. Ingatlah saat masa-masa kecil ketika ibu memeluk kita, mencium kita, bercanda dengan kita, menyuapi makan, memandikan kita, menghapus air mata kita, memberi semangat kepada kita, dan semuanya. Itu semua adalah memori yang tidak akan bisa terlupa dalam hati kita. Mari kita renungkan kembali kasih sayang ibu, dan berjanjilah mulai detik ini untuk berusaha tidak mengecewakan dan membuat ibu kita bersedih. Dalam hidup yang singkat ini, selagi kita masih diberikan tuhan kesempatan untuk menatap wajah dan senyumnya, mari berusaha dan melakukan hal yang terbaik untuk ibu kita dan buat ia tersenyum. Saat ini, kita masih bisa melakukan sesuatu untuk ibu kita, karena jika nasi sudah menjadi bubur, hanya penyesalan yang ada. 

Tuesday, 21 January 2014

Mari Belajar Dari Seekor Semut


Tahukah kamu semut ?. Mereka adalah kawanan hewan kecil yang rukun dan saling bekerja sama. Ada beberapa hal yang harus kita contoh dari kawanan semut :

1.  Mereka saling bekerja sama dan membantu
Semut adalah hewan yang bekerja dalam kelompok, dan mencari makan bersama. Kita mungkin pernah dan beberapa kali melihat kawanan semut yang menggotong sebuah makanan besar. Mereka tidak menggotong makanan dengan dirinya sendiri, mereka melakukannya dengan bekerja sama dan gotong-royong. Mengangkat makanan itu bersama-sama dan membawanya ke dalam lubang sarang mereka. Bahkan saat seekor semut merasa terganggu dan terancam, maka semut yang lain pun ikut berpartisipasi membantu. Hendaklah kita bisa mengambil pelajaran terhadap semut. Istilah semut mungkin sangat cocok jika dikaitkan dengan sebuah peribahasa “ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”.

2.  Solidaritas yang tinggi
Apakah kamu pernah melihat semut hitam kecil ?. Saat semut satu bertemu dengan semut lainnya, terlihat seolah mereka berjabat tangan dan saling menyapa. Ikatan persaudaraan mereka sangat kuat. Tidak seperti hewan lainnya, tidak pernah sesama jenis semut saling berebut atau saling bertarung karena makanan atau pasangan. Mereka hidup dalam jumlah ratusan bahkan ribuan, tetapi tidak pernah ada konflik internal di dalam kawanan mereka. Mereka hidup bersama dengan rukun dan tidak pernah ada kecurangan.

3.  Optimis dan semangat bekerja
Kawanan semut selalu bersemangat dalam bekerja dan mengumpulkan makanan. Sejauh manapun makanan itu berada, mereka tetap masih mencarinya dalam sebuah kawanan. Berbeda dengan hewan lainnya, meskipun mereka sudah kenyang tetapi mereka masih terus bekerja dan mengumpulkan makanan, mereka tidak bermalas-malasan dan berhenti bekerja.

4.  Ideologi yang sama
Jumlah kawanan semut sangat banyak, meskipun demikian mereka memiliki ideologi yang sama. Mereka bekerja dan mengumpulkan makanan sebanyak mungkin untuk  persiapan di musim yang akan datang. Mereka juga setia bekerja demi induk mereka, mereka tidak pernah protes apalagi melawan. Mereka bergerak dan bekerja dengan giat karena prinsip kekelompokan. Tidak ada seekor semut dari kawanan semut yang menyeleweng dan bekerja karena dirinya sendiri. Saat mereka mencium makanan, maka mereka akan menyerbu dan membawa makanan itu ke dalam lubang sarang mereka.

5.  Pantang menyerah
Saat kawanan semut sedang menyerang seekor serangga yang lebih besar, mereka akan terus menyerang dan menggigit sampai serangga itu mati. Meskipun banyak yang terluka, tetapi mereka masih terus menyerang dan melumpuhkan serangga itu. Pernahkah kamu digigit seekor semut ?. Saat kita digigit seekor semut, semut itu akan terus menggigit meskipun kita sudah mengusirnya. Naluri mereka untuk bertahan adalah semangat yang harus kita contoh.

6.   Pemberani dan gigih
Semut merupakan salah satu hewan yang tergolong pemberani, dilihat dari tubuh mereka yang kecil. Semut akan melakukan apapun untuk mendapatkan makanan meski makanan itu berada di sarang serang yang besar. Terkadang mereka juga berani menantang dan menyerang serangga yang lebih besar daripada mereka. Semut bahkan tidak takut melakukan sesuatu demi apa yang mereka kehendaki meskipun itu harus dibayar dengan nyawa mereka.

Nah, dari beberapa uraian di atas maka banyak hal positif yang bisa kita contoh dari seekor semut terutama pada bagian nomor satu. Itu adalah hal penting yang manusia sendiri belum bisa melakukannya secara 100%. Bahkan jika dibanding kehidupan semut, kehidupan manusia masaih tertinggal jauh. Semut bisa saling bekerja sama dan membantu satu sama lain, mereka memiliki solidatiritas yang tinggi terhadap sesama jenis, dan lain sebagainya. Tapi mengapa manusia tidak bisa seperti mereka, padahal manusia memiliki akal untuk berpikir sedangkan mereka tidak ??? Ini akan menjadi PR bagi kita, para manusia.




Monday, 20 January 2014

Setelah Kejahatan Sirna Dari Dunia


Pernahkah kamu berpikir jika suatu saat kejahatan akan menghilang dari dunia ? Lalu apa yang akan terjadi ?

Kejahatan memang sudah ada di berbagai wilayah, di berbagai negara, di dunia, dan dimana-mana. Jika kejahatan telah menghilang dari dunia maka hidup manusia akan  damai dan sejahtera. Mereka sudah tidak lagi merasa ketakutan dari ancaman, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, dan berbagai macam kejahatan lainnya. Disana kita bisa membayangkan dimana kehidupan yang indah sebenarnya, membayangkan manusia bisa mengerti satu sama lain, manusia bisa menghargai satu sama lain, dan mereka akan hidup dalam perdamaian.

Saat kejahatan sudah tidak ada lagi, harapan umat manusia akan dating. Kehidupan dimana manusia menciptakan senyuman tanpa suatu tangisan, kehidupan dimana hanya ada putih tanpa hitam, dan kehidupan dimana hanya ada ketentraman dan kedamaian tanpa kejahatan. Tidak hanya manusia yang akan bisa merasakan dampak positif jika kejahatan hilang, tetapi juga alam akan turut tersenyum dan tertawa bersama manusia. Konsep suatu perdamaian yang digembor-gemborkan dari dulu menjadi suatu wadah dalam menampung kehidupan.

Kita, manusia dan alam akan menjadi teman yang saling mendukung. Tidak akan lagi ada kerusuhan dan kerusakanan alam, tak akan lagi kehancuran. Alam pun tidak akan murka kepada manusia, kita bisa melihatnya saat daun-daun melambai-lambai, pohon-pohon menari-nari dengan irama angin sepoi-sepoi, gunung-gunung pun bernyanyi merdu dan sungai ikut bersorak gembira. Itu adalah suasa dimana alam akan meyambut kita sebagai sahabat mereka. Hanya ada satu cara masa, yaitu masa dimana kejahatan akan hilang dari dunia.

Namun, apakah memang benar bahwa kejahatan akan hilang di dunia ini ?

Mungkin itu hanya sebuah impian yang sia-sia. Semua agama telah mengajarkan agar manusia bisa mengekang dan mengontrol nafsu dan ambisi mereka. Namun, hanya sebagian dari manusia yang bisa melakukannya. Ini adalah fakta, setiap hari tidak akan pernah luput berita tentang tindakan kriminal dan tindakan asusila dalam koran dan surat kabar, bahkan dalam berita harian di internet pun juga sama. Ini menunjukkan bahwa sejak zaman manusia pertama sampai manusia terakhir yang terlahir, kejahatan tidak akan pernah hilang.

"Hidup tanpa kejahatan", Itu adalah kata yang indah untuk diucapkan dan didengar tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Memang benar apa yang dikatakan pemeran aksi dalam komik-komik kartun bahwa "Perdamaian tidak akan pernah tercipta di dunia". Itu semua karena manusia masih memiliki sifat yang buruk, keserakahan, tidak puas, ambisi, dan kurangnya kesadaran antara sesama manusia.

Selama manusia dikendalikan oleh nafsu mereka, dunia ini tidak akan tercipta kedamaian. Nafsu dan ambisi memang merupakan hal yang manusiawi, namun jika manusia tidak henti menuruti nafsu dan ambisi mereka, mereka bukan mengendalikan tetapi dikendalikan oleh keburukan, syetan, dan nafsu. Sepanjang sejerah peradaban manusia, kejahatan tidak pernah musnah, dan syetan semakin berkembang biak menjadi banyak dan banyak lagi. Itulah mengapa dunia ini tidak akan pernah bisa damai dan kejahatan akan terus ada. Ini sudah menjadi takdir kehidupan.

Lalu apa yang harus kita lakukan jika memang hidup tanpa kejahatan adalah sia-sia ?

Kita lakukan apa yang memang perlu dilakukan. Mungkin mengubah perdamaian dunia ini adalah hal yang tidak mungkin, tetapi kita masih bisa melakukan kebaikan. Setidaknya jika kita ingin mengubah orang lain, maka mulailah dari diri sendiri. Belajarlah berbuat baik dan hindari melakukan hal yang membuat orang lain susah dan tersakiti. Meskipun kita tidak bisa menciptakan perdamaian secara mutlak 100%, setidaknya kita bisa menciptakan perdamaian bagi diri sendiri. Masih banyak orang yang berbuat baik, jika kita bisa berbuat baik kepada orang lain dan alam, maka mereka pun akan berbuat baik kepada kita pula.


Friday, 17 January 2014

3 Harta Yang Tidak Dimiliki Oleh Tuhan

Tuhan itu maha sempurna, Dia maha kuasa dan dia di atas segalanya. Dia memiliki semua yang ada di dunia dan menjadi miliknya. Tidak ada yang mampu menandinginya. Hanya saja tuhan menitipkan sebagian kakayaannya untuk manusia. Bahkan sebenarnya diri manusia sendiri adalah milik-Nya.

Namun, ada harta dimana Tuhan tidak pernah memilikinya. Dan selamanya Dia tidak akan pernah memilikinya. Apa harta itu ?

1. Orang tua
Tuhan tidak mempunyia orang tua yang melahirkan-Nya. Dia tidak diperanakkan seperti manusia dan makhluk lainnya. Tuhan ada karena diri-Nya sendiri. Sifat tuhan tidak sama dengan sifat manusia. Sedangkan bagi manusia, orang tua adalah harta yang berharga yang harus tetap dijaga dan dicintai. Manusia ada karena adanya orang tua sebagai perantara kelahiran mereka. Untuk itu, orang tua bisa disebut sebagai salah satu harga paling berharga bagi manusia. Orang tua yang mendidik, membesarkan manusia, dan menyayangi manusia dengan penuh kasih sayang. Pengorbanan mereka untuk manusia sangatlah besar, tak pantas bagi manusia untuk mengabaikan mereka dan juga mengecewakan mereka. Nah, sebagai salah satu bentuk balas budi manusia kepada orang tua, salah satunya adalah menganggap orang tua sebagai harta yang paling berharga. Layaknya sebuah harta, maka manusia akan menjaganya, merawatnya, melindunginya, dan menjadikannya sebagai salah satu benda istimewah dalam kehidupan. Begitu juga dengan orang tua, jika manusia menganggap orang tua sebagai harta yang berharga, maka selayaknya manusia akan memperlakukan orang tua sebagai sesuatu yang paling manusia cintai, paling manusia sayangi, paling manusia jaga, dan manusia akan bersedia merawat mereka sebagai bentuk balas budi seorang anak.

2. Istri atau suami
Tuhan selamanya tidak akan pernah mempunyai istri atau suami karena mencintai istri adalah sifat makhluk, sedangkan Tuhan bukanlah makhluk. Tuhan itu bersifat Esa. Dia adalah sang pencipta bukan yang diciptakan. Sedangkan bagi manusia, istri atau suami adalah sebuah harta yang sangat berharga. Bahkan menurut sebagian besar manusia, istri atau suami lebih berharga dari pada orang tua. Istri atau suami adalah teman karib dalam sebuah rumah tangga. Karena cinta manusia kepada istri atau suami, mereka merasa bahwa istri atau suami adalah sebuah harta yang berharga. Mereka akan menjaga mencintai, dan melindungi bahkan dengan nyawa sekalipun.

3. Anak
Tuhan tidak akan pernah mempunyai anak, Dia berdiri seorang diri dan tidak membutuhkan yang lain. Tuhan tidak beranak, sedangkan beranak adalah sifat makhluk. Manusia mengatakan bahwa anak adalah harta berharga dalam kehidupan. Tanpa anak, manusia tidak dapat melestarikan keturunan mereka. Mereka akan memberikan semua harta, cinta, dan kasih sayang untuk anak mereka. Anak adalah buah hati yang lebih bernilai dari semua uang dan harta benda. Sebagai sifat dasar manusia, mereka tidak akan membiarkan harta berharga mereka hilang. Begitu juga dengan anak, mereka akan menjaganya, memeliharanya, dan menyayanginya. Mereka melakukan itu karena mereka tidak ingin kehilangan seorang anak. Itulah mengapa anak adalah harta yang sangat berharga dalam hidup manusia.


Jadi, orang tua, istri atau suami, dan anak adalah orang yang sangat manusia cintai jauh melebihi sesuatu lainnya. Untuk itulah pantas mereka menyebut ketiganya sebagai harta yang paling berharga di dunia. Dan ketiganya adalah harta yang tidak dimiliki oleh tuhan dan hanya dimililiki oleh makhluk-Nya. Tuhan tidak diperanakkan, Tuhan tidak memiliki pasangan, dan Tuhan tidak beranak. Tuhan berdiri atas diri-Nya sendiri, dan tidak akan membutuhkan makhluk lain. ^_^

Mengapa Kita Terus Menyalahkan Orang Lain ???

Dalam banyak kasus, kita sering menilai rendah orang lain. Kita selalu menyalahkan orang lain tanpa mengetahui kekurangan diri kita. Kita selalu mengkritik orang lain atas tindakan ceroboh mereka. Padahal, kita belum tentu lebih baik daripada mereka. Kita menganggap bahwa salah orang lain merupakan suatu kegagalan. Salah satu contoh nyata adalah sebagai penonton sepak bola, kita selalu mengolok-olok pemain yang salah dalam menendang bola, padahal bila kita sendiri yang menendang bola tersebut,  belum tentu tendangan kita lebih baik daripada tendangan pemain tersebut.

Kita selalu menyalahkan para pejabat pemerintah dan mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengatur negara, padahal jika kita adalah salah satu dari pejabat pemerintah, apakah kita bisa mengatur negara ini lebih baik ?. Bahkan kita akan melempar seekor ayam yang membuang kotoran di rumah kita dengan batu besar, kita mengatakan bahwa ayam itu bodoh dan kurang ajar. Padahal jika kita ditakdirkan menjadi seekor ayam, kita pun akan melakukan hal yang sama yaitu membuang kotoran sembarangan. Sebenarnya kita sama dengan mereka dan belum tentu lebih baik daripada mereka. Jadi jangan karena menuruti ego dan emosional, kita merasa bahwa yang mereka lakukan adalah suatu kesalahan besar atau suatu kebodohan padahal kita sendiri sebenarnya sama dengan mereka.

Ini merupakan suatu penyakit dan aib yang harus kita hindari, sebisanya kita harus memaklumi kesalahan dan kecerobohan orang lain selagi kesalahan dan kecerobohan itu tidak berlebihan.

Mari kita berpikir tentang diri kita sendiri, mengoreksi diri, dan mulai menghargai orang lain. Setiap manusia pasti melakukan kesalahan dan kecerobohan, tidak ada manusia yang terlahir tanpa suatu salah dan dosa. Jadi selayaknya kita mengaca pada kesalahan dan kekurangan diri kita. Kesalahan merupakan hal yang maklum dalam kehidupan. Orang yang baik adalah orang yang sadar akan kekurangan dirinya sendiri dan menghargai atas kekurangan orang lain.

Nah, pernahkah kita sendiri yang mendapat kritikan orang lain ???.
Misalnya kita menjadi seorang ketua dalam organisasi tertentu, kita sudah berjuang dengan semaksimal mungkin. Kita telah menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran kita untuk kemajuan organisasi tersebut. Tetapi kita hanya mendapat kritikan dan komplain yang kurang memuaskan. Lalu bagaimana perasaan kita ???. Jika hal tersebut pernah terjadi kepadamu mungkinkah kita akan dengan seenaknya menyalahkan orang lain ?.

Lalu apakah kita tidak boleh mengkritik kesalahan seseorang untuk menunjukkan salahnya ?
Tentu saja itu adalah hal yang baik, kita boleh mengkritik siapa saja atas kesalahan mereka. Terkadang seseorang memang mempunyai metode yang berbeda untuk menunjukkan kesalahan orang lain demi memperbaiki kesalahan tersebut. Kita boleh mengkritik, tetapi hal yang kurang baik adalah menyalahkan atas kecerobohan orang lain. Kita semua adalah makhluk yang selalu melakukan salah, salah terhadap diri sendiri, salah terhadang orang lain, dan salah terhadap lingkungan.

Untuk itu jangan melihat hanya pada kesalahan orang lain saja. Tapi juga lihatlah kebaikan apa yang telah mereka perbuat untuk kita. Selama manusia masih saling menyalahkan, mungkin ketentraman tidak akan datang. Jangan hanya bisa menyalahkan, tapi bantu mereka yang memperbaiki kesalahan mereka. Dan juga, berpikirlah saat kita melakukan hal yang sama seperti orang tersebut, sehingga kita tidak mudah menyalahkan orang lain.

Saat melihat orang lain melakukan sebuah kesalahan yang sepele, jangan langsung menyalahkan, mengkritik, atau mengclaim ia dengan sebutan gagal dan sebagainya. Mari kita berpikir secara subjektif tentang diri kita sendiri. Beranganlah seandainya kita adalah orang tersebut, apakah kita bisa lebih baik daripada dia ? Jika tidak, maka mengapa kita harus mencelanya. Dan jika memang iya, seharusnya kita menasehatinya dengan tutur kata yang baik.

Jika kita bisa menghargai dan memaklumi orang lain, maka mereka pun akan melakukan hal yang sama pada kita. Mari kita ciptakan dunia tanpa persengketaan dan dunia dimana manusia saling menghargai satu sama lain.



Copyright @ 2013 Demo.